contoh kalimat continental collision
- Continental collision is a phenomenon of the plate tectonics of Earth that occurs at convergent boundaries.
Tabrakan benua adalah fenomena tektonika lempeng Bumi yang terjadi pada batas konvergen. - They can form from tectonic processes such as continental collisions, which cause horizontal pressure, friction and distortion.
Mereka dapat terbentuk dari proses tektonik seperti tabrakan benua, yang menyebabkan tekanan horisontal, gesekan dan distorsi. - When the convergent movement of the two plates results in continental collision, the basin becomes shallower and develops into a foreland basin.
Ketika gerakan konvergen dari kedua lempeng menyebabkan kolisi benua, cekungan menjadi dangkal dan berkembang menjadi cekungan tanjung (foreland basin). - Continental collision is a variation on the fundamental process of subduction, whereby the subduction zone is destroyed, mountains produced, and two continents sutured together.
Tabrakan benua adalah variasi pada proses dasar subduksi, dimana zona subduksi hancur, gunung diproduksi, dan dua benua bergabung menjadi satu. - They are now confident that they can trace the movement of the continents back over a billion years to a time of a mass continental collision.
Mereka sekarang yakin bahwa mereka bisa melacak pergerakan benua kembali lebih dari satu miliar tahun ke waktu massa tabrakan benua. - Continental collision is not an instantaneous event, but may take several tens of millions of years before the faulting and folding caused by collisions stops.
Tabrakan benua bukan peristiwa yang terjadi sesaat, namun membutuhkan waktu beberapa puluhan juta tahun sebelum patahan dan pelipatan yang disebabkan oleh tabrakan berhenti. - The earthquake was located within the Zagros fold and thrust belt, part of the broad and complex zone of continental collision between the Arabian and Eurasian Plates.
Gempa ini terjadi dalam sabuk lipatan dan dorongan Zagros, bagian zona tabrakan benua yang luas dan kompleks antara Lempeng Arab dan Eurasia. - By the late Paleozoic, continental collisions formed the supercontinent of Pangaea and resulted in some of the great mountain chains, including the Appalachians, Ural Mountains, and mountains of Tasmania.
Pada Paleozoikum akhir, tabrakan antar benua membentuk benua raksasa Pangaea dan menghasilkan berbagai rangkaian gunung besar, termasuk pegunungan Appalachia, pegunungan Ural, dan pegunungan Tasmania.